Beri Solusi Nelayan Pulau Aru, Mahasiswi FIA Raih Juara

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]DEPOK. Kepulauan Aru dekat dengan Laut Arafuru tempat kekayaan laut paling besar di Indonesia. Akan tetapi, berbanding terbalik dengan kekayaan lautnya, tingkat kemiskinan warganya malah semakin tinggi. Hal inilah yang menjadi dasar tim mahasiswi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) untuk mengikuti IAPA Conference, pada 10-12 Oktober 2018 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Tim mahasiswi yang beranggotakan Sri Pujayanti, Febi Priska Litami, dan Wihadiyani Dwi Rahmah ini berhasil meraih juara II untuk paper-nya. Paper yang mereka tulis berfokus kepada solusi dalam memberdayakan ekonomi masyarakat nelayan di Kepulauan Aru. “Sekolah Nelayan adalah solusi yang mereka tawarkan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat nelayan secara umum dan mengintegrasikan UMKM nelayan untuk peningkatan perekonomian,” kata Sri Pujayanti pada Jumat (9/11).

Selama proses pembuatan paper mereka dibimbing langsung oleh Dosen Administrasi Negara Krisna Puji Rahmayanti. Paper mereka berjudul Kolaborasi Segitiga: Kerjasama Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Swasta dalam Meningkatkan Perekonomian Nelayan melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKN) Perikanan di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku mendapatkan respon positif dari juri.

Menurut Krisna Puji Rahmayanti persiapan untuk paper ini cukup singkat yaitu 3 minggu. “ saya sangat mengapresiasi mereka, dengan persiapan sebentar mereka berhasil Juara II apalagi dengan persiapan lebih lama harusnya dapat menghasilkan yang lebih,” kata Krisna.

Indonesian Association for Public Administration (IAPA) adalah asosiasi beranggotakan akademisi dan praktisi dalam administrasi publik yang aktif melakukan kajian dan penelitian untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik berdasarkan isu-isu terkini. IAPA Conference merupakan agenda tahunan dan kali ini mengangkat tema Collaborative Government to Strengthen Local and Global Competitiveness. Dari tema tersebut terbagi kembali menjadi tiga sub-tema yakni Public Privat Partnership (PPP) to increase Local and Regional Development; Policy of Local Government in Implementing the SDG’s program; Strengthening local wisdom in creating local Innovation. Saat ini, IAPA pusat diketuai oleh Dekan FIA UI, Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. (EM)[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]