Tingkatkan Kemampuan Penulisan Publikasi Ilmiah, FIA UI Gelar Webinar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah

Unit Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia menggelar webinar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Seri 2 “Improving Scientific Writing Skill for Publication” pada Jumat (11/2/2022) pukul 14.00 hingga 17.00 WIB.

Webinar ini dimoderatori oleh Dra. Novita Ikasari, M.Comm., Ph.D., CIQaR atau kerap disapa Mba Nonov. Webinar dimulai dengan penyampaian oleh Mba Nonov tentang pentingnya pengetahuan mengenai kepenulisan bagi seluruh mahasiswa.

“Beliau pada webinar kali ini akan membantu mahasiswa untuk mengetahui bagaimana cara menulis paper untuk kepentingan publikasi ilmiah. Bagaimana menarik dan mengemas TKA mahasiswa menjadi sebuah tulisan,” ujar Mba Nonov.

Dalam acara ini, narasumbernya adalah Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, M.Kom. Beliau menyampaikan materinya yang berjudul “How To Write A Scholarly Paper.” Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, M.Kom menjelaskan materi dimulai dari menyampaikan elemen kunci dari penerbitan yang terdiri dari enam hal.

Prof. Achmad menjelaskan bahwa elemen kunci yang pertama adalah isu etis yang membahas mengenai peraturan dasar dari penulisan dan pengunggahan paper ke jurnal yang menjadi tujuan penulis.

Hal kedua adalah Style and Language yang sangat vital dalam sebuah penulisan jurnal. Dalam elemen ini, perlu diperhatikan bahwa penggunaan bahasa harus bersifat argumentatif yang didukung oleh data dan informasi yang valid.
“Setiap jurnal memiliki panduan yang berbeda sehingga mahasiswa perlu menyesuaikan jurnal tulisannya dengan jurnal yang diminta,” ungkap Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, M.Kom.

Ketiga, Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, M.Kom menjelaskan mengenai struktur jurnal dimana struktur ini cenderung bervariasi pada setiap jurnalnya. Namun, panduan utamanya pada umumnya menggunakan struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion). “IMRAD juga dapat divariasikan sesuai dengan kebutuhan’” jelasnya.

Keempat adalah komponen dari jurnal yang terdiri dari judul, penulis yang terdiri dari penulis utama dan penulis lainnya, abstrak, pendahuluan, dan hasil serta kesimpulan. Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, M.Kom menjelaskan bahwa penggunaan judul tidak harus selalu bersifat formal. Beliau juga berpesan agar penulis menghindari penggunaan singkatan dan istilah yang tidak dimengerti oleh masyarakat secara umum.

“Yang perlu ditekankan adalah judul harus memuat kontribusi penulis dalam judul paper yang ditulis,” pungkas Prof Achmad.

Sementara untuk Author Listing, untuk 1st author umumnya diisi oleh yang paling berkontribusi di dalam penulisan paper tersebut. Lebih lanjut, beliau juga menyinggung mengenai komponen abstrak yang meliputi pokok masalah, metodologi, dan hasil serta kesimpulan harus disesuaikan dengan panduan dari masing-masing jurnal.

Selanjutnya, Prof. Achmad menjelaskan secara detail mengenai komponen pendahuluan. Beliau menyampaikan bahwa pendahuluan merupakan hal yang cukup rumit. Bagian pendahuluan harus berisi bagaimana urgensi dari topik yang diangkat serta harus memiliki research gaps yang jelas. “Hipotesis juga perlu dirumuskan dengan benar agar sesuai dengan konteks masalah yang diangkat dalam paper,” ujarnya.

Komponen terakhir adalah hasil dan kesimpulan dari penelitian yang menggambarkan hasil yang diperoleh serta hal apa yang ditemukan dalam penelitian tersebut. Elemen kunci lainnya adalah article submission/journal selection dan Publisher’s proses/peer review.

Webinar yang dihadiri lebih dari 200 peserta ini berlangsung secara interaktif. Banyak peserta yang bertanya dan berdiskusi mengenai cara penulisan paper yang baik. Tak hanya mahasiswa, banyak dosen yang turut menyampaikan pendapat dan pertanyaannya.

Leave a Comment