Kolaborasi Menjadi Kunci Hadapi Tantangan Pemerintahan di Masa Kini

Depok (20/2) – Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah merupakan syarat perlu dalam mengatasi tantangan pemerintahan di masa kini dan masa depan. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) Prof. Dr. Eko Prasojo saat menjadi narasumber di kegiatan Seminar “Rencana Strategis Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Dalam Lembaga Politik” yang digelar di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu pagi tadi (20/2/19).

Dalam paparannya Prof Eko menyampaikan empat variabel utama yang akan menjadi tantangan pemerintahan di masa depan: Disrupsi di berbagai sektor kehidupan, menguatnya Artificial Intelligence (AI), penggunaan Big Data, serta peningkatan interaksi melalui pelayanan berbasis online.

Untuk mengatasi perkembangan tersebut, ia melanjutkan, pemerintah dinilai perlu memfokuskan diri dalam mendorong proses penciptaan ilmu pengetahuan (knowledge-based governance) yang didukung oleh pengembangan ICT (Information and Communication Technology) sebagai bagian dari langkah sistematis untuk memperkuat penerapan digital governance.

“Tiap tahun UI memproduksi lebih dari sebelas ribu skripsi, thesis, maupun disertasi yang tidak termanfaatkan oleh para pengambil kebijakan. Akan sangat baik bila ribuan penelitian yang dilakukan di universitas disinergikan dengan kebutuhan pemerintah sehingga menjadi tempat penyimpanan ilmu pengetahuan (knowledge-repository) sebagai basis pengambilan kebijakan dan pada saat bersamaan terjalin juga networking yang baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, FIA UI juga menawarkan kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Setjen dan BK DPR RI melalui ‘Executive Development Program’ berupa workshop/pelatihan tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan program master gelar ganda di bidang Administrasi Publik dan E-Gov. Turut hadir sebagai narasumber kedua pada seminar tersebut, Direktur Eksekutif INDEF, Dr. Enny Sri Hartati.