Depok, 13 April 2026 — Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) menyelenggarakan kegiatan Joint Class on Sustainability bekerja sama dengan Aarhus University, Denmark. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan mempertemukan mahasiswa serta akademisi dari kedua institusi dalam diskusi lintas negara mengenai isu keberlanjutan global.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi akademik FIA UI sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika global governance, khususnya dalam konteks sustainability dan transisi energi. Acara dibuka dengan pengenalan masing-masing universitas serta mata kuliah yang terlibat, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari kedua belah pihak.

Dari pihak Universitas Indonesia, Dr. Ruddy K. Gobel memaparkan topik Sustainability in Indonesia: Challenges, Progress, and the Path Toward a Just Energy Transition. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, namun masih menghadapi tantangan struktural akibat ketergantungan tinggi pada energi fosil. Transformasi menuju energi bersih, menurutnya, memerlukan reformasi kebijakan yang berani serta keberpihakan pada keadilan sosial.

Sementara itu, Frederik Vestergaard Hyttel dari Aarhus University menyampaikan materi mengenai Sustainability in Denmark. Ia menjelaskan bagaimana Denmark menjadi salah satu pelopor global dalam transisi energi, didukung oleh kebijakan berbasis target, inovasi teknologi, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Meski demikian, ia juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi, seperti peningkatan konsumsi dan isu ketimpangan.

Diskusi interaktif menjadi bagian utama dari kegiatan ini, di mana mahasiswa dari kedua universitas terlibat dalam sesi pertukaran pandangan mengenai isu sustainability global. Diskusi difokuskan pada dua tema utama, yaitu kondisi keberlanjutan global serta tantangan dalam transisi energi. Para peserta tidak hanya membahas konteks nasional masing-masing negara, tetapi juga mengkaji keterkaitan antarisu seperti perubahan iklim, ketimpangan, dan pembangunan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan perspektif komparatif dan kritis dalam memahami isu keberlanjutan. Selain itu, kolaborasi ini juga mencerminkan komitmen FIA UI dalam mendorong pendidikan yang responsif terhadap tantangan global serta memperkuat jejaring akademik internasional.