Sigi, 27 Oktober 2025 – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sigi menyelenggarakan seminar strategis yang berfokus pada penguatan kelembagaan serta percepatan digitalisasi di kawasan Transmigrasi Palolo. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menggali potensi wilayah Palolo agar dapat menembus pasar internasional, sejalan dengan visi Nawacita Presiden dalam mendorong kesejahteraan melalui program transmigrasi.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, Ketua TEP UI Palolo Prof. Dr. Teguh Kurniawan, M.Sc., Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Febrianto Borman, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. dan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sigi.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot Palolo, Prof. Dr. Teguh Kurniawan, menyoroti bahwa kawasan Transmigrasi Palolo merupakan wujud nyata semangat pembangunan dari pinggiran. Namun, di era digital saat ini, transformasi menjadi sebuah keharusan untuk mendorong kemajuan dan kemandirian wilayah.

Disampaikan pula bahwa kawasan Transmigrasi Palolo lahir dari kerja keras dan semangat pembangunan dari pinggiran. Namun, seiring dengan tantangan di era digital saat ini, diperlukan transformasi yang mampu menjawab berbagai permasalahan terkait digitalisasi.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Dinas Nakertrans Sigi, Febrianto Borman, menjelaskan bahwa kehadiran Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI) bertujuan untuk memetakan berbagai potensi yang dimiliki wilayah Palolo serta mendukung pengembangan kawasan transmigrasi melalui pendekatan akademik dan inovatif.

“Potensi ini sangat relevan dengan visi dan misi Bupati Sigi yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan pariwisata. Sebagai langkah konkret dalam mendukung digitalisasi, Dinas Nakertrans telah menerima arahan dari Bupati untuk memasang jaringan internet, seperti Starlink, di desa-desa terpencil seperti Lemban Tongoa guna membantu masyarakat memasarkan produk mereka melalui media sosial,” lanjutnya.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menekankan bahwa keberhasilan program transmigrasi tidak hanya dilihat dari pelaksanaannya, tetapi juga dari kualitas produk yang dihasilkan oleh masyarakat.

“Hasil dari produk dari wilayah transmigrasi harus beda dengan hasil produk dari wilayah non transmigrasi. Itu bukti tanda keberhasilan mengurus wilayah transmigrasi,” jelas Bupati.

Bupati turut mengarahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar berperan aktif dalam pengembangan kawasan transmigrasi. Keterlibatan tersebut tidak hanya terbatas pada Dinas Nakertrans, tetapi juga mencakup sektor kesehatan, pendidikan, serta pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan.

Sumber: https://www.faktasulteng.id/pemda/tep-ui-dan-pemkab-sigi-bersinergi-dorong-digitalisasi-dan-penguatan-kelembagaan-transmigrasi-palolo-1371