Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) Eko Prasojo menjelaskan bahwa indikator keberhasilan sebuah lembaga diklat tidak hanya dari kuantitas peserta yang lulus, namun sejauh mana alumni-alumni tersebut dapat menjadi agent of change menggagas berbagai perubahan dan inovasi di instansinya. “Jadi pelatihan bukan hanya transfer pengetahuan tetapi juga perubahan pola pikir dan perilaku pesertanya,” jelasnya.

“Disinilah fungsi lembaga pendidikan tidak hanya menyentuh kompetensi tetapi juga transformasi budaya, dan mental model seperti budaya tidak korupsi, budaya meritokrasi, budaya prudent serta budaya pertumbuhan (growth). Lebih jauh, terkait perkembangan digitalisasi dalam pengembangan kompetensi, lembaga diklat harus merespon perkembangan dunia digital, tidak hanya proses pembelajarannya saja, tetapi juga pada tujuan dari pembelajaran yang ingin dicapai yaitu mempersiapkan ASN yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam bisnis prosesnya.” ungkap Prof Eko.

Kegiatan webinar ini juga merupakan rangkaian acara perayaan HUT ke-63 Lembaga Administrasi Negara, dalam kegiatan ini juga hadir Ketua LAN periode 1990-1999, Prof. JB. Kristiadi yang memaparkan 63 tahun perjalanan LAN untuk mewujudkan ASN unggul.

sumber: viva.co.id

Leave a Comment