Sigi, Sulawesi Tengah, 28 Oktober 2025 – Memasuki hari kedua kegiatan Workshop Digitalisasi dan Penguatan Kelembagaan Ekonomi Kawasan Transmigrasi Palolo, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia dan Klaster Riset ICG FIA UI bersama Pemerintah Kabupaten Sigi melanjutkan pembahasan mendalam mengenai arah pengembangan kelembagaan ekonomi, integrasi digital, serta potensi Palolo sebagai koridor ekonomi baru di Sulawesi Tengah.
Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sigi, serta berbagai kepala OPD ini menjadi forum strategis untuk menyusun rekomendasi kebijakan dan roadmap penguatan kawasan transmigrasi. Bupati Irwan dalam arahannya menegaskan komitmen Pemkab untuk menjadikan Palolo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal dan transformasi digital.
“Kawasan transmigrasi Palolo bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga masa depan pembangunan ekonomi Sigi. Dengan digitalisasi dan kelembagaan yang kuat, kita bisa menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Rizal (Sulteng Terkini, Antara News).
Sementara itu, Prof. Dr. Teguh Kurniawan, M.Sc menjelaskan hasil riset lapangan timnya yang mengidentifikasi tantangan utama kelembagaan ekonomi di kawasan transmigrasi, termasuk kebutuhan integrasi data, sinergi antar lembaga, dan peningkatan kapasitas aparatur desa dalam memanfaatkan teknologi digital.
“Kami mendorong agar digitalisasi tidak berhenti pada infrastruktur, tetapi menjadi bagian dari budaya kelembagaan baru—yang kolaboratif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan lokal,” ujar Prof. Teguh (Media Alkhairaat, The Opini).
Workshop hari kedua juga menghadirkan sesi diskusi lintas-sektor yang melibatkan perwakilan Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, seluruh Kepala Desa di Kawasan Transmigrasi Palolo Sigi, serta para pelaku ekonomi lokal dari BUMDes, Koperasi Merah Putih, Koperasi Konvensional, Industri Kecil Menengah, maupun Kelompok Usaha Bersama Masyarakat lainnya.
Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi penta-helix antara pemerintah, akademisi, masyarakat, industri, dan media dalam merancang desain kelembagaan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai hasil awal, Tim UI dan Pemkab Sigi sepakat mengembangkan platform potensi produk dan pariwisata Sigi sekaligus beberapa program penguatan BUMDes kedepannya sebagai agar mampu memperkuat koordinasi antar instansi, mendorong transparansi, serta memudahkan pemetaan potensi ekonomi di Palolo.
Bapak Muhammad Yusuf selaku Direktur BUMDes Megamendung dihadirkan sebagai Pembicara Kunci pada workshop di hari kedua tersebut. Lebih dari 120 peserta hadir dan sangat antusias untuk mendapatkan saran pembinaan dari narasumber.
“Sinergi antara universitas dan pemerintah daerah ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi kebijakan berbasis riset dapat diimplementasikan langsung di lapangan,” ungkap Prof Teguh
Melalui keberlanjutan program ini, UI dan Pemkab Sigi berharap kawasan transmigrasi Palolo dapat berkembang menjadi ekosistem ekonomi digital yang inklusif, berdaya saing, dan menjadi model pembangunan daerah berbasis kolaborasi di Indonesia Timur.
#ekspedisipatriot #transpatriot #patriotberkaryabangsaberjayamerdeka #ekspedisipatriotui #membangunbangsa #sigi #palolo #digitalisasi #kelembagaanekonomi



