Depok, 28 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) bekerja sama dengan Lembaga Kanker Indonesia (LKI) mengadakan kegiatan Sosialisasi Dini Pencegahan Kanker bagi civitas akademika FIA UI. Kegiatan ini menghadirkan Joshua Cahyo Mentari, S.K.M. dari Lembaga Kanker Indonesia sebagai narasumber.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika FIA UI terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai faktor risiko penyebab kanker serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan sejak dini.

Joshua menjelaskan bahwa faktor pemicu kanker dapat berasal dari genetik atau keturunan, paparan kimia dan fisika seperti rokok dan gelombang elektromagnetik, serta makanan dan minuman yang mengandung zat karsinogen. Selain itu, cara pengolahan dan penyajian makanan yang tidak tepat juga berkontribusi pada risiko munculnya sel kanker dalam tubuh.

“Faktornya sebenarnya sudah banyak diketahui, tetapi sering kali kita bersikap abai. Padahal, kesadaran untuk menghindari faktor risiko dan menjaga pola hidup sehat merupakan langkah pertama dalam mencegah kanker,” ujar Joshua.

Dalam kegiatan ini juga dijelaskan tentang pencegahan kanker prostat, payudara, dan rahim, termasuk pentingnya pemeriksaan dini seperti PSA test, Pap smear, dan mammografi untuk mendeteksi tanda-tanda awal penyakit. Narasumber menekankan bahwa deteksi dini sangat penting karena semakin cepat diketahui, semakin besar peluang keberhasilan pengobatan.

Selain edukasi medis, peserta juga mendapatkan tips menjaga kesehatan sederhana yang dapat dilakukan di tengah aktivitas padat. Salah satunya adalah dengan melakukan gerakan ringan setiap dua jam sekali saat bekerja, seperti squat ringan, untuk menjaga sirkulasi darah dan mengurangi risiko gangguan metabolisme.

Melalui kegiatan ini, FIA UI menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan dan gaya hidup sehat di lingkungan kampus. Sosialisasi diharapkan dapat mendorong seluruh civitas akademika untuk lebih peduli terhadap pencegahan kanker serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.