Depok, 8 September 2026 – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI dan Fakultas Teknik UI menggelar Research and Publication Coaching di Co-working Space, Lantai 1 Gedung Baru FIA UI, Kampus UI Depok. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Diaspora Berdampak ini menghadirkan Prof. Deden Rukmana, Ph.D., Director of the Master of City and Regional Planning, University of Texas at Arlington, sebagai narasumber, dan dipandu oleh Manajer Kemitraan Global dan Internasionalisasi Pendidikan FIA UI, Dr. Krisna Puji Rahmayanti, S.I.A., MPA.

Sesi yang terbuka untuk umum dan diikuti peserta secara luring maupun daring ini difokuskan pada pendampingan penulisan jurnal bagi mahasiswa pascasarjana. Prof. Deden Rukmana dikenal aktif meneliti dan mengajar di bidang perencanaan kota (urban planning). Ia menjabat sebagai Assistant Editor pada jurnal ilmiah Cities, serta tercatat sebagai anggota dewan redaksi Journal of Planning Education and Research, Town Planning Review, Transport Research Interdisciplinary Perspective, dan Journal of Regional and City Planning. Pengalamannya sebagai editor sekaligus reviewer jurnal ilmiah menjadi titik berangkat pembahasan dalam sesi tersebut.

Dalam paparannya, Prof. Deden menjelaskan alasan mendasar peneliti perlu menerbitkan publikasi serta sejumlah praktik terbaik dalam mengirimkan artikel ke jurnal ilmiah. Menurutnya, artikel yang layak terbit idealnya mengusung hasil, metodologi, atau analisis baru yang berkontribusi pada perkembangan kajian di bidangnya. Ia juga mengingatkan bahwa penulis perlu memiliki kesiapan menghadapi rangkaian proses submisi, review, hingga revisi yang tidak selalu berjalan singkat.

Sesi tersebut turut membahas bahwa manuskrip tidak harus selalu berbentuk artikel panjang. Bentuk lain seperti review terhadap suatu badan kajian maupun short letter atau communications atas perkembangan terbaru yang bersifat mendesak juga dapat menjadi pilihan. Sebelum melakukan submisi, penulis disarankan menelaah terlebih dahulu jurnal yang dituju untuk mengetahui preferensi topik dan bentuk manuskrip, sekaligus memastikan jurnal tersebut bukan jurnal predatory.

Prof. Deden memaparkan beberapa alasan umum jurnal menolak sebuah submisi, di antaranya kelalaian penulis dalam menggunakan format standar maupun bahasa Inggris yang memadai, tulisan yang terlalu panjang dan kurang efektif, serta pengiriman manuskrip yang berada di luar cakupan topik jurnal. Ia kemudian menguraikan anatomi manuskrip yang ideal, mulai dari intisari berupa judul, abstrak, dan kata kunci yang merangkum keseluruhan tulisan seringkas mungkin; pendahuluan yang menempatkan manuskrip dalam konteks bidang kajian sekaligus mendefinisikan pertanyaan penelitian secara jelas; metodologi yang berfokus pada kerangka metodologis dan operasionalisasi tanpa mengulang penjelasan yang sudah lumrah; hasil penelitian yang disajikan apa adanya tanpa tercampur pembahasan; pembahasan yang menjabarkan implikasi temuan alih-alih sekadar merangkum; hingga kesimpulan yang menegaskan kontribusi penelitian tanpa memunculkan ide atau konsep baru.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kajian dan sharing session atas sejumlah proposal riset peserta yang hadir, baik secara luring maupun daring. Peserta sebelumnya diminta menyertakan deskripsi singkat penelitian masing-masing saat mendaftar, sehingga pembahasan dapat menyasar kebutuhan spesifik setiap riset. Sesi ditutup dengan tanya jawab yang membahas aspek penulisan dan kontribusi riset, baik untuk bidang kajian masing-masing peserta maupun untuk konteks keilmuan di Indonesia secara lebih luas.

Penyelenggaraan Research and Publication Coaching ini menegaskan komitmen FIA UI dalam memperkuat kapasitas riset dan publikasi ilmiah mahasiswa pascasarjana, sekaligus memanfaatkan jejaring diaspora akademik Indonesia di luar negeri untuk mendorong peningkatan kualitas keluaran penelitian di lingkungan Universitas Indonesia.

Leave a Comment