Depok, 14 November 2025 – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) bersama Klaster Riset Innovation and Comparative Governance (ICG) Gelar Kuliah Umum bertajuk “The Role of Anti-Coruption Effort: Achieving The Sustainable Governance” menghadirkan Prof. Dr. Teguh Kurniawan, M.Sc., serta Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T., sebagai pembicara. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium EDISI 2020, Gedung M, Lantai 4 FIA UI.
Kuliah umum ini bertujuan memperluas literasi antikorupsi sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa terkait prinsip-prinsip sustainable governance yang menjadi kerangka penting tata kelola sektor publik di era modern.
Dalam sesi pemaparan, Dr. Wawan Wardiana menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam upaya antikorupsi sekaligus kunci dalam membangun tata kelola yang berkelanjutan. Upaya pemberantasan korupsi, menurutnya, tidak dapat berjalan secara parsial. Diperlukan penguatan nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, keadilan, serta komitmen pimpinan dalam memastikan sistem pengawasan berjalan efektif.
Ia juga menyoroti inisiatif Program Jumat Bersepeda KPK sebagai contoh penguatan budaya integritas melalui pembangunan kebiasaan positif dan konsistensi nilai. Program ini dirancang untuk menanamkan sembilan nilai antikorupsi secara sederhana namun berdampak, yakni melalui aktivitas rutin yang dilakukan bersama.
“Integritas, etika, dan hukum harus diperkuat secara simultan. Pemberantasan korupsi hanya dapat berjalan apabila prinsip-prinsip integritas dihidupi oleh seluruh pemangku kepentingan,” tegas Dr. Wawan.
Di akhir pemaparannya, Dr. Wawan merangkum tiga poin kunci terkait hubungan antara antikorupsi dan pembangunan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa integritas memperkuat organisasi publik—baik dalam proses pengambilan keputusan maupun penyelenggaraan layanan—serta bahwa upaya antikorupsi mampu menekan penyalahgunaan wewenang dan meningkatkan kualitas tata kelola. Seluruhnya bermuara pada pentingnya governansi yang berintegritas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk pencapaian tujuan pembangunan nasional maupun global.
Prof. Dr. Teguh Kurniawan, M.Sc selaku Koordinator Mata Kuliah Anti Korupsi dan Governansi FIA UI menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat perspektif integritas di lingkungan akademik. Melalui rangkaian Kuliah Umum Series, FIA UI terus berkomitmen menjadi pusat pembelajaran dan riset untuk tata kelola publik yang inovatif, bersih, dan akuntabel.
Kehadiran para praktisi nasional seperti KPK diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang praktik nyata tata kelola antikorupsi dan tantangannya di lapangan.
Kedepannya akan diselenggarakan dua kuliah tamu lanjutan untuk Mata Kuliah Anti Korupsi dan Governansi. Hal ini ditujukan agar adanya sinergisitas lintas aktor dan best practice modelling yang dilakukan oleh mahasiswa. Sehingga mahasiswa juga memahami penerapan konsep dan teori di level praktis, tantangan yang dihadapi, dan strategi para aktor mengentaskan praktik korupsi.



