{"id":15668,"date":"2021-01-20T19:56:51","date_gmt":"2021-01-20T12:56:51","guid":{"rendered":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/?p=15668"},"modified":"2026-07-03T15:15:08","modified_gmt":"2026-07-03T08:15:08","slug":"prof-eko-prasojo-kasn-adalah-jiwa-dari-uu-asn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/prof-eko-prasojo-kasn-adalah-jiwa-dari-uu-asn\/","title":{"rendered":"Prof Eko Prasojo: KASN Adalah Jiwa dari UU ASN"},"content":{"rendered":"<p>Guru besar Fakultas Ilmu Administrasi UI ini mengatakan, usulan untuk mengembalikan pengawasan ASN kepada KemenPANRB bukan solusi untuk menyelesaikan masalah.<\/p>\n<p>Karena, kata Prof Eko, KemenPANRB adalah regulator atau policy maker.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam dunia administrasi publik modern, regulator dan pengawas biasanya dipisah,&#8221; jelas mantan Wakil Menteri KemenPANRB.<\/p>\n<p>Prof Eko pun menyebut, pada tahun 2011, RUU ASN adalah inisiatif komisi II DPR RI. Termasuk ide pembentukan KASN.<\/p>\n<p>Tujuannya mengawasi pengangkatan, pemberhentian dan pemindahan ASN yang sewenang wenang oleh pejabat politik (terutama kepala daerah,red).<\/p>\n<p>&#8220;Maka jika saat ini Komisi 2 yang mengusulkan pembubaran KASN terjadi kemunduran dalam sikap dan pandangan DPR mengenai profesionalisme birokrasi,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR Syamsurizal menyampaikan beberapa masukan Komisi II DPR terhadap RUU ASN.<\/p>\n<p>Ia berpandangan, sebaiknya Komisi Apartur Sipil Negara (KASN) dihapus dan kewenangan lembaga tersebut diberikan kepada Kemenpan-RB.<\/p>\n<p>sumber: <a href=\"https:\/\/www.tribunnews.com\/nasional\/2021\/01\/20\/prof-eko-prasojo-kasn-adalah-jiwa-dari-uu-asn?page=1\">Tribunnews<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru besar Fakultas Ilmu Administrasi UI ini mengatakan, usulan untuk mengembalikan pengawasan ASN kepada KemenPANRB bukan solusi untuk menyelesaikan masalah. Karena, kata Prof Eko, KemenPANRB adalah regulator atau policy maker. &#8220;Dalam dunia administrasi publik modern, regulator dan pengawas biasanya dipisah,&#8221; jelas mantan Wakil Menteri KemenPANRB. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":319,"featured_media":15283,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/319"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15668"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15668\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31224,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15668\/revisions\/31224"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ui.ac.id\/Id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}