Bogor, 9 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) bersama Aksesmu mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh para pedagang warung binaan dari Kota dan Kabupaten Bogor.

Forum ini diselenggarakan untuk menggali pemahaman para pedagang mengenai pemanfaatan teknologi dalam kegiatan usaha sehari-hari, terutama terkait penggunaan aplikasi kulakan serta fitur-fitur yang mendukung operasional warung.

Dalam sambutannya, Managing Director Aksesmu, Viendra Primadia, menekankan pentingnya kegiatan ini bagi perkembangan bisnis dan layanan Aksesmu.

“Seluruh masukan dari pedagang sangat berarti bagi kami. Aksesmu tumbuh bersama warung, sehingga pengembangan layanan harus selalu sejalan dengan apa yang mereka rasakan dan butuhkan. Kolaborasi dengan FIA UI juga membantu kami melihat dinamika usaha kecil secara lebih komprehensif,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh dosen sekaligus peneliti FIA UI, Dr. Muhammad Ramditya BBA., M.Sc.

“FGD ini memberi banyak insight tentang bagaimana pedagang warung beradaptasi dengan teknologi, layanan digital, serta dinamika harga dan produk. Temuan-temuan ini bermanfaat tidak hanya bagi Aksesmu, tetapi juga bagi riset akademik dalam memahami ekosistem usaha mikro di Indonesia,” jelasnya.

Sebelum diskusi dimulai, Mujianto Nabiel, Commercial GM Aksesmu sekaligus penggagas kegiatan, memberikan pengarahan mengenai mekanisme FGD kepada fasilitator dan seluruh peserta. Ia menekankan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin.

“FGD seperti ini akan menjadi agenda rutin kami. Pedagang adalah pihak yang merasakan langsung dinamika lapangan, sehingga wawasan mereka sangat penting untuk memastikan produk, harga, promo, dan layanan Aksesmu tetap relevan dengan kebutuhan nyata,” ujarnya.

Diskusi berlangsung secara terbuka, memungkinkan para pedagang untuk berbagi pengalaman terkait kebutuhan usaha dan tantangan yang mereka hadapi. Peserta menyampaikan pandangan mengenai jenis layanan yang dibutuhkan, harga dan promo yang mendukung penjualan, fitur aplikasi yang memudahkan proses belanja, hingga peluang penerapan transaksi non-tunai di lingkungan usaha mereka.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar Outlet Binaan Aksesmu di Bogor. Banyak pedagang yang baru saling mengenal meski lokasi usaha mereka berdekatan, sehingga FGD ini menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman, saling mendukung, dan memperluas jejaring usaha.

Untuk menambah antusiasme, Aksesmu turut menyediakan doorprize berupa voucher belanja dan uang tunai.

Salah satu peserta, Ibu Yulia, pemilik Toko Yulia di Ciawi, membagikan kesannya mengikuti kegiatan ini.

“Saya senang sekali diajak. Kami bisa cerita soal kebutuhan warung dan apa yang kami mau dari Aksesmu. Seru juga ketemu pedagang lain, padahal dekat tapi baru kenal di sini. Acaranya di hotel pula, jarang-jarang kami bisa datang ke tempat seperti ini. Makanannya enak, suasananya seru,” tuturnya.

Usai FGD, peserta mendapatkan edukasi tambahan mengenai penggunaan aplikasi Aksesmu, manfaat transaksi non-tunai, serta penguatan pemahaman terkait fasilitas layanan yang tersedia agar mereka semakin mandiri. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan dibagikan kepada pedagang lainnya.

Aksesmu berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat pemberdayaan warung di berbagai daerah.

Sumber

https://pakuanraya.com/penguatan-layanan-dan-pemberdayaan-aksesmu-dan-ui-gelar-fgd-bersama-pedagang-warung-bogor/