Depok, 13 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia menerima kunjungan sejumlah delegasi akademisi dan pelaku industri asal Tiongkok dalam rangkaian kegiatan UI–China Collaboration Symposium yang membahas peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan, riset, digitalisasi, hingga pengembangan industri berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi wadah diskusi mengenai penguatan kolaborasi Indonesia–Tiongkok, khususnya dalam sektor energi hijau, ekonomi digital, tata kelola digital, pengembangan infrastruktur, hingga pengembangan talenta dan riset internasional.
Berbagai topik strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari pengembangan waste-to-energy dan keberlanjutan perkotaan, ekonomi kreator dan livestream e-commerce, pengembangan laboratorium bersama dan pendanaan riset internasional, hingga peluang program pendidikan bersama dan pengembangan ekosistem kampus digital.
Dalam forum tersebut, FIA UI juga menjajaki sejumlah peluang kerja sama konkret dengan institusi dan perusahaan asal Tiongkok. Salah satunya bersama Tianjin University yang memiliki fokus pada bidang digitalisasi, perencanaan industri, dan kecerdasan artifisial (AI). Kedua pihak mendiskusikan potensi kolaborasi akademik dalam bentuk publikasi bersama dan riset kolaboratif.
Selain itu, FIA UI turut berdiskusi dengan PT MegaByte Indonesia terkait pengembangan digitalisasi, governansi digital, dan pemanfaatan teknologi AI. Perusahaan tersebut juga membuka peluang kolaborasi melalui program magang dan keterlibatan mahasiswa dalam ekosistem industri digital.
Potensi kerja sama lainnya dibahas bersama PT Lesso Technology Indonesia Trading yang bergerak di bidang energi terbarukan dan infrastruktur urban. Dalam diskusi tersebut, FIA UI dipandang memiliki peran strategis sebagai mitra pelatihan profesional, khususnya pada aspek government compliance dan pemahaman regulasi industri di Indonesia.
Sementara itu, Xuzhou Combustion Control Research Institute menyampaikan ketertarikannya dalam pengembangan material terbarukan dan teknologi pengelolaan sampah yang selaras dengan kebijakan lingkungan di Indonesia. FIA UI dinilai dapat berperan sebagai penghubung antara mitra industri dengan pemangku kebijakan, termasuk kementerian terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang memperkenalkan program studi Artificial Intelligence (AI) serta fasilitas Science Techno Park sebagai bagian dari penguatan ekosistem inovasi dan riset lintas disiplin di lingkungan UI.
Melalui kegiatan ini, FIA UI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional dan mendorong kolaborasi lintas negara yang relevan dengan perkembangan global. Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemangku kepentingan internasional diharapkan dapat memperkuat pengembangan riset, inovasi, dan kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan masa depan.



