Guido Benny Sunardi, S.Sos., ME

Guido Benny Sunardi, S.Sos., ME

guido.benny09@ui.ac.id

Guido Benny (Benny) lahir pada 16 Juni 1976 di Jakarta. Ia memperoleh gelar Sarjana Ilmu Administrasi Bisnis dari Universitas Indonesia (UI) – salah satu universitas negeri paling bergengsi di Indonesia, dengan 3,75 IPK, dan meraih penghargaan cumlaude.

Selama studi sarjananya, Benny aktif di beberapa organisasi, seperti Ikatan Ilmu Administrasi Mahasiswa UI, Ikatan Mahasiswa Katolik, dan Komite Program Induksi Siswa.

Setelah lulus, ia memulai karirnya dengan mengajar di Universitas Indonesia sebagai Dosen Tidak Tetap. Selain itu, ia juga melakukan beberapa penelitian. Salah satu penelitian dilakukan di Belanda dalam tim empat, dua di antaranya adalah Belanda.

Pada tahun 2001, ia dianugerahi beasiswa Sampoerna Foundation untuk program Magister Sains 2 tahun di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi (Universitas Indonesia) di Depok, Indonesia. Dia adalah salah satu dari 20 siswa di batch pertama Beasiswa Sampoerna Foundation.
 
Selama proses seleksi, ia menunjukkan rencana masa depannya untuk terus mengajarkan Studi Bisnis kepada siswa Indonesia.
Saya menganggap bahwa: “Indonesia membutuhkan ekonomi yang kuat untuk bertahan dalam persaingan global. Untuk melakukannya, kita harus memberikan pendidikan yang baik yang mengajarkan para siswa dari Indonesia seni dan ilmu bisnis dan manajemen. Saya bertekad untuk mengajar siswa Indonesia dan melakukan penelitian demi bangsa. ”

Benny kuliah di Universitas Indonesia dari tahun 2001 hingga 2003. Dia memiliki spesialisasi di bidang Manajemen, Strategi, dan Pemasaran. Selain belajar, ia juga aktif dalam melakukan Pembinaan Kuliah di Kuliah Michael Porter tentang Mikroekonomi Daya Saing di tahun 2003.

Setelah membela tesisnya, ia lulus dari program dengan predikat cum laude. Dengan IPK 3,90 dari 4,00, ia menjadi salah satu lulusan terbaik lulusan Pascasarjana UI di semester ini

 Pada Mei 2006 ia menjadi Dosen Tetap di Universitas Indonesia. Selain mengajar dia melakukan sekitar 2 – 3 penelitian setiap tahun.

X